Pencegahan kecelakaan di perairan dan pegunungan selama musim panas

24 Juli 2026 Keamanan, Pengumuman

Prefektur Mie memiliki pantai dan sungai yang indah, serta berbagai pegunungan seperti Pegunungan Suzuka. Selama musim liburan musim panas, banyak orang mengunjungi tempat-tempat tersebut. Namun, periode ini juga merupakan saat ketika banyak terjadi kecelakaan di perairan dan insiden yang membutuhkan penyelamatan di pegunungan.

Nikmatilah kegiatan rekreasi di laut dan pegunungan dengan aman.

Kecelakaan di perairan pada tahun 2025

Di Prefektur Mie tercatat 25 kecelakaan di perairan yang melibatkan 25 orang.

Dari jumlah tersebut, 20 orang meninggal dunia, atau setara dengan 80%.

Selama musim liburan musim panas, dari bulan Juli hingga Agustus, tercatat 11 kecelakaan, atau 44% dari total, yang melibatkan 11 orang, juga setara dengan 44% dari total.

Karakteristik kecelakaan di perairan

Situasi saat kecelakaan terjadi

Prefektur Mie menghadap ke laut dan menerima banyak pengunjung, baik dari dalam maupun luar prefektur, untuk menikmati berbagai kegiatan rekreasi.

Jumlah kecelakaan terbanyak terjadi saat melakukan kegiatan memancing atau menangkap ikan, yang melibatkan 6 orang, atau 24% dari total.

Berikutnya adalah kecelakaan saat berenang, bermain di air, serta berjalan atau melewati lokasi tersebut, masing-masing melibatkan 3 orang, atau 12% untuk setiap kategori.

Berdasarkan lokasi

Jumlah kecelakaan terbanyak terjadi di laut.

Di laut tercatat 18 kecelakaan, atau 72% dari total, yang melibatkan 18 orang, juga setara dengan 72% dari total.

Dari jumlah tersebut, 13 orang meninggal dunia, atau setara dengan 72,2%.

Berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia

  • Pria: 20 orang, atau 80%
  • Wanita: 5 orang, atau 20%

Berdasarkan kelompok usia, jumlah korban terbanyak adalah orang-orang berusia 60-an, sebanyak 6 orang, atau 24%.

Berikutnya adalah kelompok usia 80-an, sebanyak 5 orang, atau 20%.

Kecelakaan di pegunungan pada tahun 2025

Di Prefektur Mie tercatat 80 kecelakaan di pegunungan yang melibatkan 94 orang.

Dari jumlah tersebut, 10 orang meninggal dunia, atau setara dengan 10,6%. Jumlah korban meninggal dua kali lipat dibandingkan tahun 2024.

Selama musim liburan musim panas, dari bulan Juli hingga Agustus, tercatat 7 kecelakaan, atau 8,8% dari total, yang melibatkan 8 orang, atau 8,5% dari total.

Karakteristik kecelakaan di pegunungan

Situasi saat kecelakaan terjadi

Pegunungan Suzuka yang populer memiliki gunung-gunung dengan ketinggian yang relatif rendah. Bahkan Gunung Gozaisho, salah satu titik tertingginya, memiliki ketinggian 1.212 meter, lebih rendah dibandingkan pegunungan di Alpen Utara dan Alpen Selatan Jepang yang memiliki ketinggian antara 2.000 hingga 3.000 meter.

Karena itu, sebagian orang memulai pendakian dengan pakaian yang terlalu ringan dan tanpa persiapan yang memadai.

Jenis kejadian yang paling sering terjadi adalah tersesat di jalur pendakian, yang melibatkan 37 orang, atau 39,4% dari total.

Berikutnya adalah jatuh di lereng atau jurang, termasuk kecelakaan akibat terpeleset di atas daun-daun yang gugur, yang melibatkan 25 orang, atau 26,6%.

Berdasarkan wilayah pegunungan

Jumlah kejadian terbanyak tercatat di Pegunungan Suzuka.

Di Gunung Gozaisho saja tercatat 18 kecelakaan, atau 22,5% dari total, yang melibatkan 20 orang, atau 21,3% dari total.

Berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia

  • Pria: 48 orang, atau 51,1%
  • Wanita: 46 orang, atau 48,9%

Berdasarkan kelompok usia, jumlah korban terbanyak adalah orang-orang berusia 70-an, sebanyak 25 orang, atau 26,6%.

Berikutnya adalah kelompok usia 50-an dan 60-an, masing-masing sebanyak 20 orang, atau 21,3%.

Dalam beberapa tahun terakhir, terlihat adanya kecenderungan peningkatan jumlah kecelakaan yang melibatkan lansia.

Orang yang melakukan pendakian sendirian

Dari 94 orang yang terlibat dalam kecelakaan, 33 orang sedang melakukan pendakian sendirian, atau setara dengan 35,1%.

Di antara 11 orang yang meninggal atau dinyatakan hilang, 7 orang sedang melakukan pendakian sendirian, atau setara dengan 63,6%.

Referensi dan materi terperinci

Kegiatan sosialisasi untuk mencegah kecelakaan di perairan